Koshino House karya Tadao Ando
Menurut Siswono Yudohusodo (Rumah Rakyat untuk seluruh rakyat 1991,432) Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Fungsi lainnyayakni sebagai pelindung dari iklim dan makhluk hidup lainnya serta tempat awal pengembangn kehidupan. Bukan
hanya itu, bagi saya rumah adalah tempat pulang terindah. Karena
dirumah kita dapat melihat keluarga berkumpul bersama dan menikmati
momen yang berharga. Dimana keluarga adalah bagian terpenting kedua
setelah Tuhan.
Bicara mengenai rumah, rumah yang baik kiranya memenuhi syarat, dimana
kita tahu bangunan yang baik menurut Vitruvius harus memenuhi 3 sistem
syarat yakni dari segi kekuatan (firmitas), fungsi (utilitas) dan juga
keindahan (venustas). Namun tidak hanya itu,
yang terpenting dari rumah adalah dampak terhadap penghuninya. Rumah
tersebut memberi pengaruh apa terhadap penghuni di dalamnya. Sehigga terjadinya komunikasi antara penghuni dan rumah untuk saling terintegrasi.
Bagi saya rumah tidak harus melihat dari faktor keindahannya saja
setelah faktor kekuatan dan fungsi sudah terpenuhi, karna nyatanya saat
ini faktor ekonomis juga dipikirkan. Banyak rumah yang di desain
sedemikian rupa dan bahkan juga menggunakan bahan material yang
berkualitas dengan harga yang cukup mahal. Namun itu semua tergantung si
empunya rumah, karena keinginan dan kebutuhan setiap orang berbeda. Ada
yang menyukai rumah klasik dengan detail-detail ornamennya, ada yang
menyukai rumah dengan gaya minimalis yang lebih terlihat clean dan berkesan kekinian atau bahkan ada pula yang menyukai rumah tradisional untuk menghadirkan kesan alam yang kental.
Lebih dari itu, ada sesuatu yang semestinya kita dapat dari suatu rumah, yakni soul (jiwa) yang hadir dari rumah tersebut. Dalam buku Wastu Citra, sesuatu
yang benar itu indah. Begitulah ketika saya melihat Khosino House karya
arsitek jepang Tadao Ando. Arsitek yang memiliki karakter pada
bangunannya yakni dengan bentuknya yang lingkaran dan geometris,
penggunaan beton (concrete) polos, pemanfaatan cahaya alami dan udara
serta bentuk bangunan yang mengikuti landscape di sekitarnya. Dengan
desain dari bentuk yang sederhana, tidak banyak ornamen namun
berkarakter kuat, benar dan indah. Dan lebih dari itu saya melihat dan
seakan merasakan ada jiwa di dalamnya.
Dalam artikel yang saya baca, Khosino House adalah desain yang
memiliki makna yang bisa berubah-ubah sesuai perubahan cahaya dan aliran
udara (angin). Yang berari sang arsitek tidak hanya memabngun melainkan
juga memikirkan konsep bangunanya secara matang.
Mungkin menurut saya seprti itulah yang kita bisa dapatkan dari suatu rumah. Karena rumah memberikan pengaruh terhadap penghuninya.Dengan desain yang benar tentulah memunculkan sesuatu keindahan.
SUMBER :
http://oktavindah.blogspot.co.id/2014/01/tugas-kritik-arsitektur_29.html




